Perfect Couple?
(Such a contemplative text, in Indonesian, taken from http://pujangga.net/myblog/)
Jadi apa bener Love is blind?!? yang jelek jadi keliatan bagus?!? ga juga.
Cinta tidak membuat mata kita menjadi buta dari kekurangan pasangan kita, tapi ia membuka mata hati kita untuk melihat segala kebaikan dari diri pasangan kita, dan membuat kita menerima segala kekurangannya.
Jadi, ga perlu kuatir seperti apa pasangan kita nanti. Kalau she’s the one, akan ada kemampuan untuk hati dan pikiranmu sehingga bisa menerima segala hal tentang (kelebihan dan kekurangan) pasangan kamu. Amin!
Perfect Couple?!?
Akhirnya, yang saya sadar adalah:
Pasangan sempurna tidak terdiri dari dua orang yang sempurna. Tapi dari dua orang biasa yang bisa saling melengkapi antara satu sama lain. Dan dalam ketidaksempurnaan, mereka senantiasa memberi tempat yang untuk tangan Tuhan mengerjakan kehidupan mereka, dibentuk sehingga hari tambah hari menjadi makin berkenan dimataNya.
How do I know what she’s the one?
Wah … kalau jawab itu, terlalu kompleks. Terlalu banyak orang mengulas tentang itu. Klo dijelasin, bakal panjang pisan (maybe next time). But for now, I’ll make it short. Here is my verse:
The one for me is someone who can make be a better person (in every way), and so do I for her.
Yup, she’s the one jika ia adalah seseorang yang bila saya dengannya, saya menjadi seseorang yang lebih baik (dalam segala hal positif). Hanya dengan berada didekatnya, saya akan terasa nyaman. Begitu juga saya baginya.
December 16, 2007