Navigate/Search

Archive for June, 2007

TOKI tidak diterima ITB

Saturday, June 16th, 2007

Hmm, berita cukup mengejutkan dari TOKI tahun ini. Tidak satu pun (sejauh ini) siswa/i seleksi TOKI (setidaknya 30 besar) yang dapat diterima di ITB, khususnya STEI.Cukup aneh sih, apa yang salah? Apa yang dicari ITB? Calon mahasiswa yang berkualitas? Apakah kualifikasi siswa/i seleksi TOKI belum cukup qualified?

Gw sendiri (apply STEI dan FMIPA), jadinya cuma diterima di FMIPA-nya, gak begitu masalah sih, apalagi menurut gw pribadi masuk ITB STEI dan FMIPA sama aja dalam hal ilmu sih, karena keduanya pun hanya mempelajari setengah dari unsur computer science (yang gw inginkan), kalo udah pernah baca post gw sebelumnya di blog ini, pasti udah tau bahwa gw pribadi sih ada rencana taun depan mau pindah ke tempat laen yang ada pure computer science.

Buat teman-teman yang hanya memilih STEI, ya gimana lagi ya, kalian semangat SPMB deh, moga-moga bisa lewat sana. Tentang hasil USM ini tidak perlu dibawa kecewa terlalu larut, gampang saja logikanya, mungkin memang banyak anak “berbakat” lainnya yang sudah susah payah mengikuti bimbel dsbnya untuk USM, dipikir-pikir mereka memang lebih pantas masuk dibanding kita-kita yang tidak mempersiapkan USM dengan serius (maaf jika ada yang sebenarnya sudah berusaha dengan serius). Untuk Riza O.N.S, gak usah kecewa ya, apalagi kamu kan ada “pegangan” di UGM, fokus buat IOI nanti aja, ok? Good luck for everyone…

PELATNAS : 4 Besar Terpilih

Saturday, June 9th, 2007

Pelatnas III Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) 2007 yang diselenggarakan mulai 28 Mei 2007 kemarin di Fasilkom Universitas Indonesia secara resmi berakhir hari ini dengan terpilihnya 4 siswa yang akan mewakili Indonesia ke IOI 2007 di Zagreb, Croatia, pada tanggal 15-22 Agustus 2007. Berikut 4 besar yang terpilih, diurutkan berdasarkan peringkat Pelatnas :1. Brian Marshal (Nilai 6235.86)
2. Ricky Jeremiah (Nilai 5880.84)
3. Karol Danutama (Nilai 3872.4)
4. Riza Oktavian NS (Nilai 3850.78)

4besar.jpg

Untuk keterangan lebih lanjut silakan lihat http://www.toki.or.id/newsdetail.php?newsid=184Dan profil ke-empat besar tersebut dapat dilihat di http://www.toki.or.id/newsdetail.php?newsid=185

Buat gw pribadi, thanks to God, juga Pak Suryana, semua asisten, dan teman-teman 8 besar lainnya. Tapi memang tampaknya hasil Pelatnas 8 Besar ini masih agak mengecewakan apalagi mengingat score yang didapatkan masih rata-rata di bawah 50%. Semoga dalam 2 bulan sebelum keberangkatan ini, semua 4 besar (termasuk gw) bisa ngedrill kemampuan lagi. Bawa yang terbaik buat Indonesia, GO GET GOLD!

Hasil HumanMetrics Brian Marshal

Friday, June 8th, 2007

Hi, teman-teman… Kemarin ini gw sempat coba test psikologi di www.humanmetrics.com. Buat yang mau coba silakan deh, buat pertimbangan aja supaya lu makin kenal diri lu, berikut adalah hasilnya untuk gw:

Extraverted iNtuitive Thinking Judging

by Joe Butt

“I don’t care to sit by the window on an airplane. If I can’t control it, why look?”

ENTJs have a natural tendency to marshall and direct. This may be expressed with the charm and finesse of a world leader or with the insensitivity of a cult leader. The ENTJ requires little encouragement to make a plan. One ENTJ put it this way… “I make these little plans that really don’t have any importance to anyone else, and then feel compelled to carry them out.” While “compelled” may not describe ENTJs as a group, nevertheless the bent to plan creatively and to make those plans reality is a common theme for NJ types.

ENTJs are often “larger than life” in describing their projects or proposals. This ability may be expressed as salesmanship, story-telling facility or stand-up comedy. In combination with the natural propensity for filibuster, our hero can make it very difficult for the customer to decline.
(more…)

PELATNAS : ACM style

Thursday, June 7th, 2007

Hari ini, mungkin untuk pertama kalinya, Pelatnas TOKI memberikan simulasi dengan ACM style dalam kegiatan yang disebut “Repeating”. Buat yang pernah cobain ACM style pasti udah tau banget bahwa perbedaan jelas akan ACM style dan IOI style terletak pada scoringnya. Dalam ACM style, nilai hanya ada 2 kemungkinan yakni accepted atau fail, berbeda dengan IOI style yang memungkinkan partial score. Tapi untungnya, hari ini standard acceptednya yang biasanya strictly harus 100, diturunin jadi harus >59). Cukup asyik juga, tapi jadi membuat soal makin susah. Oh ya, khusus hari ini juga, selain stylenya pake ACM style, soalnya juga banyak banget (12 soal dalam 9 jam), gw rasa itu cukup “parah” dan membuat “otak panas”, walaupun soalnya adalah soal-soal yang pernah keluar dan tinggal ngulang. Di atas gw upload perolehan nilainya. Gw pribadi cuma bisa accepted 8 soal. Yang 4 lagi gak tau deh gimana cara supaya acceptednya, hehe…

BPK PENABUR + SURYA INSTITUTE = BRILLIANT

Thursday, June 7th, 2007

Inovasi baru dari BPK PENABUR. Bekerja sama dengan SURYA INSTITUTE, pada tahun ajaran depan (2007-2008), BPK PENABUR akan membuka sebuah kelas baru yakni Brilliant Class, wadah bagi anak-anak jenius.

Untuk penjelasan lebih lanjut silakan buka http://www.bpkpenabur.or.id/psb0708/brilliant/index.html.

Menurut gw pribadi sih nih kelas lebih bagus dibanding acceleration class (sorry bukan mau menyinggung), karena acceleration class tuh mutunya sama-sama aja, cuma beda mereka “dikejar-kejar” waktu yang cuma 2 tahun. If I can turn back the time, dan sekarang duduk di kelas 9, gw sih mau coba apa bisa masuk dan bertahan di Brilliant Class, hehe…

Post-Contest Syndrome

Wednesday, June 6th, 2007

compgila.gif Nah, ini dia, menyerupai kejadian kalau after “Contest Day” Pelatnas 8 Besar, seakan-akan kepala mau pecah, entah kita yang kurang “pintar” atau soalnya emang gak manusiawi (berarti Karol bisa donk? kan dia bukan manusia, hehe…)

Cerpen : Sahabat Pena

Wednesday, June 6th, 2007

| Korrie Layun Rampan | Suara Pembaruan, Edisi 11/30/2003 |

Adakah yang penting jika kukatakan namaku Unyeng Turu Tukuy? Lebih keren lagi Dra, Ir Unyeng Turu Tukuy, SE, MM? Jika orang tak memujiku, lebih baik kukatakan wajahku cantik. Tak ada cacat pada badanku. Hidungku bagus, sedikit mancung. Jari-jemariku lengkap. Bibirku sensual. Kuku-kukuku tak ada yang rusak. Gigiku utuh, dan mulutku tak bau. Karena gelarku lebih dari satu, tentu aku cukup cerdas.

Tapi adakah gunanya itu kusebut di tengah dunia modern sekarang ini? Di mana keburukan wajah dapat diubah, gelar dapat dibeli, hanya nasib dan takdir yang tak bisa diciptakan? Jika manusia saja bisa dikloning, jabatan bisa dibeli, apalagi mobil, rumah, tanah, dan hutan belantara? Namun, kata orang, meskipun perkawinan bisa dibeli atau dipaksakan, tapi cinta?

Sedih aku kalau memikirkan cinta!

Jika aku berhasil meraih sejumlah gelar dengan mudah, tapi cinta? Sejak aku gagal meraih cintaku saat di SMA, dan kemudian gagal lagi saat aku mulai kuliah, aku merasa takdir tak berpihak pada nasib cintaku.

Bayangkan, empat kampus telah meluluskan aku sebagai sarjana, tapi cintaku? Segala nasihat Ibu mengenai kedudukan perempuan telah aku praktikkan di dalam percintaan. Tapi hasilnya tetap nihil.
(more…)

Web-Based Chat Media

Tuesday, June 5th, 2007

Waduh, tiba-tiba mau/perlu chat nih, harus pake YM atau MSN, tapi programnya gak ada. Nah loh… Gak usah bingung, sekarang udah banyak media chat web-based. Di bawah ini, gw kasih tau beberapa yang pernah gw coba, gw urutin dari yang paling gw suka :

1. Meebo (http://www.meebo.com/)

meebo.jpg

2. Koolim (http://www.koolim.com/)

koolim.jpg

3. eBuddy (http://www.ebuddy.com/)

ebuddy.jpg

The Truth

Tuesday, June 5th, 2007

| Courtesy to Mr. Roberto | blog.robertoeliantono.com |

Dalam menolak cinta seseorang, lelaki dan perempuan mungkin menggunakan kalimat yang sama, tapi apa yang ada di dalam hati mereka bisa jauh berbeda.

Berikut 10 kalimat yang diucapkan perempuan ketika menolak cinta seorang lelaki, dan kata hatinya:

1. Kamu sudah kuanggap sebagai kakak. (Kamu mengingatkanku pada Mandra)
2. Beda usia kita terlalu jauh. (Aku tidak ingin kamu menjadi bapakku)
3. Aku tidak tertarik padamu bukan karena penampilanmu. (Kamu lelaki terjelek yang pernah kukenal)
4. Hidupku sedang kacau sekarang. (Aku tidak ingin kamu mengetahui teman-teman kencanku yang lain)
5. Aku sudah punya pacar. (Aku lebih suka main dengan kucing jantanku)
6. Aku tidak suka kencan dengan teman sekantor. (Aku berharap kamu kerja di lain kantor, tapi masih satu gedung)
7. Bukan karena kamu kok, tapi aku. (Kamu kok penyebabnya)
8. Aku ingin berkonsentrasi pada karir. (Walaupun pekerjaanku kadang membosankan, tapi masih lebih baik daripada berkencan denganmu)
9. Aku masih ingin sendiri. (Kamu lelaki paling menyebalkan)
10. Kita berteman aja ya. (Agar kamu tahu betapa banyaknya lelaki yang menginginkanku)

Jika lelaki yang mengucapkannya:

1. Kamu sudah kuanggap sebagai kakak. (Kamu jelek)
2. Beda usia kita terlalu jauh. (Kamu jelek)
3. Aku tidak tertarik padamu bukan karena penampilanmu. (Kamu jelek)
4. Hidupku sedang kacau sekarang. (Kamu jelek)
5. Aku sudah punya pacar. (Kamu jelek)
6. Aku tidak suka kencan dengan teman sekantor. (Kamu jelek)
7. Bukan karena kamu kok, tapi aku. (Kamu jelek)
8. Aku ingin berkonsentrasi pada karir. (Kamu jelek)
9. Aku masih ingin sendiri. (Kamu jelek)
10. Kita berteman aja ya. (Kamu sangat jelek)

The Evolution Of Programmer

Monday, June 4th, 2007

Does anyone know if the “Master Programmer” code bellow actually works? Unfortunately my Windows programming is not very good as yet…

High School/Jr.High

10 PRINT “HELLO WORLD”
20 END

First year in College

program Hello(input, output)
begin
        writeln(’Hello World’)
end.

Senior year in College

(defun hello
        (cons ‘Hello (list ‘World))))

(more…)